Asal Mula Munculnya Hijabers

 Beberapa tahun belakangan ini, muncul tren baru dalam berbusana. Namun bukan  busana Barat yang menampilkan sebagian tubuh, yang menjadi trend. Pakaian yang sedang menjadi trend di Indonesia sekarang ini adalah pakaian ala Hijabers. Pakaian muslimah yang modis dengan berbagai gaya dan pernak-pernik kerudungnya.
Salah satu “kebangkitan” penggunakan jilbab oleh kebanyakan wanita sekarang ini
adalah munculnya fashion designer muda yang fokus pada baju-baju muslimah yaitu Dian Pelangi. Bisa dikatakan bahwa Dian Pelangi merupakan ikon dari hijabers, dia pula yang mempopulerkan kata Hijabers.

Asal Mula Munculnya Hijabers
 Menurut Dian, penggunaan kata hijabers itu sendiri agar lebih terlihat internasional karena diluar negeri jilbab disebut hijab. Dalam kesehariannya, para muslimah tersebut yang tergabung dalam
Hijabers Community memiliki perhatian tertentu terhadap penampilannya seperti gaya berjilbab dan  berbusana.
Hal ini tentunya tidak dapat dilepaskan dari sejumlah faktor yang mempengaruhi seorang muslimah berpenampilan fashionable yaitu kecenderungan mengenakan gaya jilbab yang menarik perhatian, selanjutnya dapat ditiru oleh orang lain. Dr. Nur Syam (2005) dalam bukunya Bukan Dunia Berbeda, Sosiologi Komunikasi  Islam menjelaskan bahwa gaya berpakaian islami pun telah memasuki paradoks globalisasi .

 Di satu sisi ingin seseorang ingin menampilkan gaya berpakaian Islam dengan jilbab sebagai tutup kepala, tetapi di sisi lain penonjolan ekspresi tubuh juga tetap kentara dalam hal ini keindahan oleh kasat mata. Jilbab modis yang kontemporer telah menjadi tren yang digemari kalangan perempuan hakikatnya menjadi contoh bekerjanya sistem global paradoks yang sangat menonjol. Dibalik penampilannya yang fashionable, seorang muslimah menyimpan identitas  penuh makna. Melalui jilbab dan busana yang dikenakan tersimpan citra dari pemakainya, seperti kerapihan, kesopanan dan simbol ketakwaannya sebagai seorang muslimah. Jilbab direpresentasikan sebagai bagian dari praktik gaya hidup muslimah yang fashionable masa kini sekaligus sebagai citra kelompok muslimah dengan menjadikannya media dalam syiar.
 

No comments:

Post a Comment